Ratu – Teman Tapi Mesra
Aku punya teman
Teman sepermainan
Kemana ada dia selalu ada aku
Dia amat manis
Dan juga baik hati
Dia selalu ada
Waktu untuk membantuku
Read the rest of this entry »
Posted in Ratu | No Comments »
Aku punya teman
Teman sepermainan
Kemana ada dia selalu ada aku
Dia amat manis
Dan juga baik hati
Dia selalu ada
Waktu untuk membantuku
Read the rest of this entry »
Posted in Ratu | No Comments »
Ku tatap dua bola matamu
Tersirat apa yang ‘kan terjadi
Kau ingin pergi dariku
Meninggalkan semua kenangan
Menutup lembaran cerita
Oh sayangku, aku tak mau
Ku tahu semua akan berakhir
Tapi ku tak rela lepaskanmu
Kau tanya mengapa aku tak ingin pergi darimu
Dan mulutku diam membisu
Read the rest of this entry »
Posted in Ratu | No Comments »
Pertama jumpa dirinya
Aku sudah ada yang punya
Namun ku tergetar ‘tuk mengenalnya
Ku beri senyumku kepadanya
Dan kau tahu maksud hatiku
Kau bertanya siapa namaku
Ku jawab walaupun tersipu
Dan kita berjanji ‘tuk jumpa lagi
Tanpa ada teman
Tanpa ada yang tahu kita suka
Read the rest of this entry »
Posted in Ratu | No Comments »
Lihatlah
Pada diriku
Aku cantik dan menarik
Dan kau mulai dekati aku
Ku beri sgalanya
Cinta harta dan jiwaku
Tapi kau malah menghilang
Bagai hantu tak tau malu
Read the rest of this entry »
Posted in Ratu | No Comments »
Ooh pergilah saja
Ooh pergilah saja
Kini kau tiada
(Korus)
Tak perlu lagi kumerasa deritamu
Kini kau tiada
Tak perlu lagi ku di sini menantimu
Kini cinta tiada
Tak perlu lagi kumerasa deritamu
Kini kau tiada
Tak perlu lagi ku di sini menantimu
Kini cinta tiada
Read the rest of this entry »
Posted in Sarimah | No Comments »
Termenung ku sendiri
Menghayati kehidupan
Dalam mencari erti
Harapan serta peranan
Ku kan imbas kembali perasaan ini
(Korus)
Damai bak dedaunan
Bintang di awangan
Ku dewi kayangan
Damai di pelusuk hati
Indah tak terperi
Jiwa mengerti (oh sayang)
Read the rest of this entry »
Posted in Sarimah | No Comments »
Dian Sastro:
Disaat waktu berhenti…kosong
Dimensi membutakan mata,memekakkan telinga
Lalu diri menjadi hampa
Saat paradigma dunia tak lagi digunakan untuk menerka*
Sadarku akan hadirmu,mematahkan sendi2 yang biasanya tegak berdiri
Yassin:
Ult li albi bissaraha (I’m opening up my heart with honesty)
Hayya nab’idil karaha (Let’s avoid the hated and hatred)
Syakkireena a’ kulli ni’ma (Let’s remain thankful with what we have)
Ba’ ideena anil fattana (Let’s avoid all lies and sins)
Read the rest of this entry »
Posted in Too Phat | No Comments »
Kau selalu dihati
Takku dekati
Dua dunia kita berbeza
Cinta itu buta
Dan juga boleh membutakan
Melukakan dan sukar untuk kita lupakan
Aku cinta padamu hanyalah ungkapan
Luahan yang jarang bermakna bila diucapkan
Ini pula cerita cinta sang pujangga
Bukan arjuna sita bukan cinta dan rangga
Mungkinkah khayalan akal mainan minda
Atau lamaran puitis dengan hasrat yang indah
Kau selalu dihati tidakku dekati
Sentiasa ada mata jahat yang memerhati
Tapi ku tak rungsing tidak mungkin rindu
Ku pusing lihat wajahmu di setiap penjuru
Senyuman dikaca kisahmu kubaca
Perjuangan kita sama dukamu kurasa
Aku pasrah sahaja pada Yang Esa
Kerna ku tahu dua dunia kita berbeza
Read the rest of this entry »
Posted in Too Phat | No Comments »
Memang benar cinta memang buta
Banyak gadis cantik sini sana
Macam mana aku boleh suka
Pada si dewi jelita
Menyesal aku dulu malas baca
Cakap Inggeris engkau penat lidah,
Nasib lah baik pernah ku hafal lagu Nirvana
Ada modal nak bercerita
Ada benda nak diniaga
Biar akhir dia tersedar
Siapakah aku sebenar
Read the rest of this entry »
Posted in Spider | No Comments »
Di kejar bayang-bayang resah
Bila hatimu masih tak berubah
Enggan dipunya
Dan dipenjara
Belaian cintaku ini
Aku bukan lelaki yang tewas
Bisa menyambar walau ku ditolak
Biar diuji
Kanan dan kiri
Kaukan tetap kumiliki
Read the rest of this entry »
Posted in Spider | No Comments »